Sunday, February 14, 2010

Misa....

I feel so regret right now,
On the day we argued,
I left you because of my useless pride,
I see you leaving me behind...

I thought I’m going to see you later,
I hope you’ll come for me,
But after so long,
You left me without any words...

You treat me so well,
But I don’t appreciate it,
but now I understand,
You’re suffering because of my stubbornness...

You’re always by my side but I never appreciate it,
Can you forgive an idiot like me?
Your love only belongs to me,
Please don’t leave me...

I’m falling in love with you,
I know my love has made you suffer,
Do I have to apologize? 
Should I apologize?

You ask me to forget all about you,
If you could understand me,
Please forgive me,
Although I’m crying again...

Although it’s wrong, 
I can’t,
Although I closed my eyes,
I still can see you,
Although I’ve suffered with you but I’m happy thinking of it...

Eventhough I closed my ears,
I still hear your voice,
Since I can’t forget you,
I’m going to love you,
Till the day I die...

I’m missing you so much that I’m hurt,
I hope you’ll be happy there even without me sit by your side,
I Hope you’ll be happy….hope you’ll be happy

Friday, January 8, 2010

Bila Rindu by Ruffedge

Dikeheningan malam,
Termenung ku berseorang
Tak lena mata dipejam
Terdengar suara terngiang
Suara merdu yg disayang
Bagai kau didepan mata
Ku capai tapi tak kena
Sukarnya memendam rasa
Ingin ku luahkan kata


Korus:
Bila rindu,
Terkenang mu sayang, terasa sayu,
Syahdunya jiwa ku bila malam makin kelam,
Jauh terbang diri ku melayang,
Aku rindu,
Sentuhan mu, ku rasa sayu,
Inginkan jiwa mu selubungi jiwa ini,
Bawa ku dalam pelangi,
Melepasi batas diri ini.

Jauh angan ku lena
Kurasa kita bersama
Kau bawa daku kesana
Ke alam kisah yang lama
Kenangan didalam jiwa
Bila terjaga semula
Disisiku kau tiada
Sukarnya ku pendam rasa
Inginku luahkan semua


*ulang Korus


Sesungguhnya kita mestilah
Wujudkan sefahaman dan hormat menghormati
Ikhlas kasih
Sabar insyAllah kita akan
Bertemu semula

Aura yang memecah semesta
Menyampaikan pesan kesunyian dikala sendirian
Kesepian menyelubungi hari-hariku
Disajikan dalam doa-doa rindu
Yang menanti kau datang dan pergi
Seperti mimpi-mimpiku fantasiku
Bukan dongeng lagi yang sayup kedengaran
Disisi cuping di setiap corong
Lorong yang lohong
Benar ku tak bohong
Bila hati menyanyi


*ulang Korus

Penyembuh Rindu by Mawi ft Diana

Adakah kau berada di sana,

Ku dapat rasa kehadiranmu,
Walau hanya di dalam kalbu,
Ku merindumu selalu...

Pelik juga tapi kupun rasa,
Bagai kau berdiri disisiku,
Terkenangkan waktu ketika,
Berdampingan bersama-sama...

Setiap pertemuan,
Pasti akan temu detik perpisahan,
Walau kini terpisah,
Kenangkanlah saat indah,
Sebagai penyembuh rindu...

Kita tak ditakdirkan bersama,
Untuk masa yang lebih lama,
Biarpun hanya seketika,
Kehadiranmu dirasa..rasa,

Setiap pertemuaan,
Pasti akan temu detik perpisahan,
Walau kini terpisah...

Kenangkanlah saat indah sebagai penyembuh rindu...
Kenangkanlah saat indah sebagai penyembuh rindu...

Terasing by Allahyarham Sudirman Haji Arshad


Kegelisahan didalam kedinginan,
Meniti sepi keseorangan,
Sebuah kematian yang tiada bernisan,
Sendu mengiringi perpisahan...

Ruang nan luas diri bergerak bebas,
Namun keupayaanku terbatas,
Segala mimpi menjadi asing,
Perit membakar diri...

Sebuah cinta dan harapan,
Menjadi debu berterbangan,
Tersekat nafasku kabur pandangan mataku,
Amat tersiksa diriku,
Kerana kehilanganmu...

Oh mengapakah terus mengharap menanti,
Walau cukup kusedari,
Kau tak kan kembali...

Pemergianmu mengisi permintaan,
Biarpun dikau masih kuperlukan,
Kita dikatakan pasangan bahagia,
Kini terasing luka...


Tuesday, December 29, 2009

Cinta lama biarkan berlalu...

Jika ada, itu namanya cinta. Cinta itu amat misteri dan tersendiri. Ia sentiasa wujud bersama berdenyutnya nadi. Jauh di dalam hati, cinta masih terasa segar. Ada kalanya kita masih teringat si dia. Walaupun semuanya itu sudah bertahun berlalu, dia terasa begitu dekat. Kita masih ingat suaranya. Kita masih nampak senyum tawanya.

Kita masih terdengar-dengar gurau sendanya. Rasanya baru semalam berlalu. Tahu-tahu usia kita sudah menghampiri setengah abad. Sudah bertahun rupanya dia pergi meninggalkan kita atau kita yang pergi membawa kejujurannya.

Terkadang kita berasa sunyi dan mahu mendengar kembali semua yang pernah kita dengari dari mulutnya. Kita mahu dia mengulanginya. Namun tidak mungkin, kerana yang pergi tidak mungkin kembali.

Di manakah dirimu sekarang? Apakah dirimu juga selalu teringatkanku sebagaimana aku sentiasa teringatkanmu? Kita sering tertanya-tanya, di manakah dia. Kita sering memujuk hati kita supaya menerima hakikat bahawa dia ‘telah tiada’. Tapi hati kita sukar hendak percaya. Ia terus teringat dan ia terus mereka-reka cerita. Pernah tak kita teringatkan seseorang dan kita amat merinduinya. Kita mahu segera berada disampingnya. Kita mahu dia mendengari kita? Itulah cinta namanya.

Misteri sungguh perasaan ini. Ia datang dan terus datang tanpa mempedulikan hakikat siapa kita lagi, dan siapa dia sekarang ini. Kita terus teringat dan terus teringat. Kita merindui suaranya, merindui gelak tawanya yang pernah kita simpan jauh di sudut hati kita. Kita ingin sekali mendengar kata-kata cintanya terucap lagi di telinga kita.

Itulah cinta. Ia misteri yang tidak pernah berjaya diberikan jawapan oleh manusia sejak dulu hingga kini. TUHAN menciptakan manusia bersama cinta dan kasih sayang. Bagaimanapun kita cuba menghilangkannya, ia tetap datang dan datang.

Andainya kita diberi kesempatan untuk mengulangi semua kehidupan, ingin kita lakukan yg terbaik. Namun, itu hanyalah ilusi. Kehidupan yg telah pergi tidak mungkin berulang. Usia yang telah terguna tidak mungkin kembali. Urat telah timbul, kedut-medut di wajah telah jelas, tenaga semakin berkurangan, mata kian kabur, langkah semakin terhenti-henti, tapi hati masih mekar dan segar.

Wahai hati, sedarilah hidup ini pergi bersama sejarahnya. Sejarah yang telah berlalu tidak perlu diulangi. Biarkan ia kekal sebagai sejarah yg boleh dipelajari apa-apa teladan dan pengalaman daripadanya. Esok yangg bakal dihadapi lebih perlu untuk dibina bersama besarnya tekad dan tingginya azam. Muncullah sebagai manusia yang gemilang lagi cemerlang...

Boleh Komen FB Admin Kat Sini

Followers